Rampas Hak Buruh, RUU Omnibus Law Cipta Kerja Diprotes!

Selasa, 24 Maret 2020 11:57 Eris Kuswara Scene



 
 


Koropak.co.id - Sejumlah pihak secara tegas menolak disahkannya Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja, tak terkecuali Forum Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Tasikmalaya. Sebagai aksi nyata atas kekhawatiran segera disahkannya RUU Omnibus Law Cipta Kerja, PMII Kota Tasikmalaya menggeruduk DPRD Kota Tasikmalaya pada Jumat (13/3/2020).

Aksi yang tersebut merupakan wujud penolakan dari para mahasiswa yang mewakili buruh terkait segera disahkannya RUU Omnibus Law Cipta Kerja oleh DPR RI. Mahasiswa mengecam sejumlah ketidak adilan yang ada dalam poin-poin RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang dinilai akan merampas hak buruh, salah satunya penambahan jam kerja dan pengurangan jam istirahat buruh.

Mahasiswa juga menuntut DPRD Kota Tasikmalaya dapat sejalan dengan suara rakyat untuk menolak keras pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang rencananya akan disahkan pada 16 Maret 2020 mendatang. Atas tuntutan mahasiswa, DPRD mengaku sepakat untuk menolak disahkannya RUU Omnibus Law Cipta Kerja.*

Baca juga beritanya :

1. Patut Ditolak! Omnibus Lawa Cipta Kerja Bakal Eksploitasi Kaum Buruh

2. PMII Tasikmalaya : Omnibus Law Cipta Kerja Buruh Seperti Kerja Rodi

Berita Terkait

RSS Facebook Twitter Youtube Instagram