Walikota Tasikmalaya, Mari Bersama Putus Mata Rantai Sebaran Covid-19

Sabtu, 04 April 2020 05:01 Erni Nur'aeni Xplore



 
 


koropak.co.id - Virus Corona terus menyebar luas di berbagai kota dan kabupaten di Indonesia. Tak terkeduali Kota Tasikmalaya. Akibat lonjakan jumlah positif Corona tersebut, menjadikan Kota Tasikmalaya kini berstatus Kejadian Luar Biasa.

Guna memutus mata rantai sebaran corona, Pemerintah Kota Tasikmalaya pun menerapkan kebijakan pembatasan orang masuk ke wilayah Kota Tasikmalaya. Kebijakan yang mulai berlaku sejak 31 Maret 2020 tersebut, akan berlaku selama 1 bulan ke depan selama 24 jam penuh

Dibangun 9 posko yang tersebar di Pos RPH Indihiang, Simpang Tiga Mangin, Terminal Awipari, Rest Area Urug, Jembatan Cibeuti Asta, Bojong Jengkol, Karangresik, Belakang Terminal Type A Indihiang dan Pos Pengalihan di Cibunigeulis Bungursari. Setiap kendaraan yang datang, dihentikan oleh petugas. Penumpang akan didata tujuan datang ke Kota Tasikmalaya, serta dilakukan pengukuran suhu tubuh.*

Baca beritanya :

1. Pembatasan Orang Masuk Ke Kota Tasikmalaya Diberlakukan Mulai Besok

2. Di Perbatasan Penumpang Diperiksa Data, Kendaraan Disemprot Disinfektan

3. Putus Sebaran Covid-19 Walikota Batasi Orang Masuk Ke KotaTasikmalaya

4. Walikota Tasikmalaya, Mari Bersama Meminimalisasi Sebaran Covid-19

5. Wakil Walikota Tinjau Posko 1 Pembatasan Orang Masuk Ke Kota Tasikmalaya

6. Di Posko PRH Indihiang Tak Satupun Kendaraan Lolos Pemeriksaan

 

 

Berita Terkait

RSS Facebook Twitter Youtube Instagram