Saat Ini Masyarakat Membutuhkan Kebutuhan Pangan Bukan Sarung

Kamis, 14 Mei 2020 18:14 Eris Kuswara Scene



 
 


Koropak.co.id - Pada rapat kerja Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya dengan Bagian Kesra Setda Kota Tasikmalaya yang dilaksanakan di Ruang Rapat 1 DPRD Kota Tasikmalaya pada Kamis (14/5/2020),

Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Dede Muhammad Muharram, berpendapat bahwa program bantuan pengadaan sarung di Kota Tasikmalaya terlalu dipaksakan.

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, yang dibutuhkan masyarakat adalah bantuan kebutuhan bahan pokok bukan sarung

Pemerintah Kota Tasikmalaya dianggap mengabaikan sense of crisis, di saat masyarakat memerlukan bantuan kebutuhan bahan pokok.

Maka pihaknya mendorong agar proyek pengadaan sarung bisa diganti menjadi bantuan sembako.

Menanggapi usulan tersebut, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Tasikmalaya, H Nasihin mengatakan, untuk program bantuan pengadaan sarung dilaksanakan sebelum adanya pandemi Covid-19.

Tepatnya pada 20 Februari 2020, Kesra sudah mengusulkan surat ke bagian pengadaan barang dan dan jasa tentang pengadaan lelang sarung, sehingga program ini tidak bisa di batalkan sebab barang memang sudah ada dan tersedia.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Enan Suherlan mengusulkan agar program bantuan sarung diuangkan sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

Solusi penjualan sarung dinilai menjadi jalan keluar paling logis untuk menyiasati kebutuhan masyarakat terhadap sembako.

Menurutnya jika cara ini dilakukan, pemerintah tentunya mampu menunjukan sense of crisis.*

 

Baca juga beritanya :

1. Penyaluran Bantuan Sosial Dampak Covid-19, Harus Melibatkan RT Dan RW

2. Pansus DPRD Kota Tasikmalaya Soroti Berbagai Kegiatan Di Sejumlah Dinas

3. Program Pengadaan Sarung Dianggap Dewan Terlalu Memaksakan

4. Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Usulkan Bantuan Tidak Berupa Sarung

 

Berita Terkait

RSS Facebook Twitter Youtube Instagram