Desak Prolegnas RUU HIP Dicabut, GMBI Datangi DPRD Kota Tasikmalaya

Minggu, 05 Juli 2020 10:08 Eris Kuswara Scene



 
 

Koropak.co.id - RUU Haluan Ideologi Panasila yang digagas DPR-RI mendapat penolakan keras dari berbagai kelompok masyarakat, termasuk Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kota Tasikmalaya yang menggelar aksi di depan Gedung DPRD, Kamis 2 Juli 2020.

Diterima langsung Ketua Komisi I, H Dayat Mustofa dan Wakil Ketua H Enjang Bilawani, GMBI Distrik Kota Tasikmalaya menuntut agar DPRD menandatangi nota kesepakatan dan turut melayangkan surat ke DPR-RI agar pembahasan RUU HIP segera dicabut dari Prolegnas 2020.

Ketua GMBI Distrik Kota Tasikmalaya, Dede Sukmajaya mengatakan, GMBI Distrik Kota Tasikmalaya menolak keras RUU HIP karena dinilai HIP melenceng dari Pancasila. Sedangkan pancasila sendiri sudah final dan tidak bisa diutak-atik lagi.

GMBI juga menegaskan, Jika DPR-RI masih tidak mau mengabulkan kehendak rakyat, maka GMBI bersama elemen masyarakat lainnya akan datang dan menduduki gedung DPR-RI untuk kembali menyerukan penolakan.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya, H Dayat Mustofa merespons baik dan mengapresiasi aspirasi yang disampaikan GMBI Distrik Kota Tasikmalaya. Bahkan, Komisi I dan DPRD Kota Tasikmalaya juga turut mendukung penolakan RUU HIP untuk disahkan.

DPRD Kota Tasikmalaya juga akan menindaklanjuti aspirasi dengan mengirimkan tuntutan GMBI ke DPR-RI. Bahkan DPRD juga sepakat bahwa Pancasila tidak bisa digantikan dan diubah.*


Baca juga :

1. GMBI Tuntut DPR RI Cabut RUU HIP dari Prolegnas 2020

2. Dinilai Bangkitkan Komunisme MUI Kota Tasikmalaya Tolak Keras Draf RUU HIP

3. Kepolisian Kawal Aksi Demo Ojol dan GMBI di Kota Tasikmalaya

4. GMBI Kota Tasikmalaya Tuntut Kejelasan Pembangunan Rusunawa

 

Berita Terkait

RSS Facebook Twitter Youtube Instagram