Gegara Omnibus Law, Kekecewaan Pada Wakil Rakyat Pecah di Tasikmalaya

Rabu, 07 Oktober 2020 16:45 Eris Kuswara Scene



 
 

Koropak.co.id - Ratusan massa gabungan yang terdiri dari buruh dan mahasiswa, menggelar aksi demonstrasi menuntut pencabutan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja, di Jalan Simpang Jati Kota Tasikmalaya dan di Depan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Rabu (7/10/2020).

Demonstrasi dimulai dengan aksi diam yang dilakukan di Jalan Simpang Jati Kota Tasikmalaua sambil memegang spanduk kecaman dan penolakan. Massa kemudian bergerak ke depan pintu gerbang gedung DPRD dan melakukan berbagai orasi.

Koordinator Aksi, Muhaemin Abdul Bassit mengatakan, aksi dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas disahkannya Undang-Undang Omnibus Law yang sangat memberatkan kaum buruh. Pihaknya menilai dengan disahkannya Undang-Undang tersebut menjadi bukti pengkhianatan pemerintah dan DPR kepada rakyat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H Aslim SH mengatakan, aksi untuk menyampaikan pendapat demi kepentingan masyarakat merupakan hal yang wajar dan sah-sah saja. Namun, dalam menyampaikan pendapat itu, sebaiknya dilakukan secara etis dengan tertib dan menjaga keamanan serta ketentraman semua pihak.*

 

Baca juga beritanya :

 

1. Gegara Omnibus Law, Kekecewaan Pada Wakil Rakyat Pecah Di Tasikmalaya

 

2. Demonstrasi Di Tasikmalaya Ricuh, Jebol Dan Coret Gedung Wakil Rakyat

 

3. Tuai Pro-Kontra, Pemerintah Pusat Harus Beri Penjelasan UU Omnibus Law

 

4. Demonstrasi Berlanjut, Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD Dan Gelar Orasi

 

5.  Polisi Amankan Tiga Provokator Aksi, Massa Bukan Dari Mahasiswa

 

Berita Terkait

RSS Facebook Twitter Youtube Instagram