Mahasiswa Tasikmalaya Gugat Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja

Sabtu, 17 Oktober 2020 17:56 Eris Kuswara Scene



 
 


Koropak.co.id - Ratusan Mahasiswa Tasikmalaya yang tergabung dalam Aliansi BEM Tasikmalaya kembali melakukan aksi terkait penolakan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di Depan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Sabtu (17/10/2020). Aksi Tasik Menggugat untuk mencabut Undang-Undang Cipta Kerja tersebut, sekaligus menjadi kado istimewa dari para mahasiswa di Hari Jadi Ke-19 Kota Tasikmalaya.

Dalam aksinya, masing-masing Presiden Mahasiswa (Presma) dari beberapa universitas di Kota Tasikmalaya, secara bergantian melakukan orasi penolakan terhadap Undang-Undang Cipta Kerja yang sudah disahkan DPR-RI. Sejumlah aktivitis mahasiswa dari kaum perempuan juga turut menyuarakan aspirasi kekecewaannya kepada wakil rakyat.

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H Agus Wahyudin, SH, MH, menuturkan, ada beberapa surat yang masuk ke DPRD Kota Tasikmalaya. Isinya senada yakni tentang penolakan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja. Ia menyebut akan berusaha menyampaikan aspirasi mahasiswa ke tingkat lebih atas.

Presiden Mahasiswa Universitas Negeri Siliwangi Tasikmalaya, Jaka Pria Purnama mengajak massa aksi untuk tidak bangga dengan almamater masing-masing dan berdiri di atas aspal ini. Dia mengajak massa aksi bersepakat menenggelamkan rezim-rezim yang jahat dan akan menegakkan oligarki.*


Baca juga beritanya :

1. Aksi Tasik Menggugat Omnibus Law, Warnai Hari Jadi Ke-19 Kota Tasikmalaya

2. Dewan Tawarkan Solusi Penyelesaian Masalan Dengan Diskusi Forum

Berita Terkait

RSS Facebook Twitter Youtube Instagram