Berat, Belum Kiamat

Sabtu, 01 Januari 2022 15:17 Redaksi Xplore



 

 

Sebenarnya saya sama sekali tidak tertarik untuk membahas, apalagi merayakan tahun baru. Minim faedah. Tak banyak guna. Bagi saya, tidak ada beda tahun baru atau bukan. Biasa saja. Maka, di setiap malam tahun baru, saya lebih memilih tidur lebih awal. Saat orang-orang sibuk jalan-jalan atau membakar petasan dan kembang api, saya sudah terlelap di alam mimpi.

Tapi memang, dua tahun terakhir ini terasa berat. Dua kali pergantian tahun, keadaan sungguh tidak berpihak. Tidak seperti biasanya. Saat pergantian dari 2020 ke 2021 kita sedang berada dalam masa-masa mencekam. Si virus sedang ganas-ganasnya. Nyaris semua ruang gerak dibatasi.

Kini, di kala pergantian dari 2021 ke 2022 kondisinya sedikit berbeda. Tidak semencekam tahun kemarin. Pembatasan ruang gerak mulai diperlonggar. Aktivitas massa tidak terlalu dikekang. Orang-orang bebas berlalu-lalang.

Namun, roda ekonomi belum sepenuhnya pulih. Masih banyak yang tertatih bangkit setelah ambruk dihantam pandemi. Bersyukur, mental warga 062 sudah teruji selama beradad-abad. Kita selalu mampu bertahan dalam segala macam keadaan. Tak ada kata menyerah. Sebagai warga negara berketuhanan, pantang untuk berputus asa.

Pandemi yang belum berakhir, bencana yang datang silih berganti, rangkaian kasus kejahatan yang tak manusiawi, dan berbagai perilaku tak peka para pejabat, bukanlah alasan untuk menyerah pada keadaan.

 

Baca pula :

1. Baliho vs Ngabako, Mana yang Lebih Jago?

2. Terbentur Lalu Terbentuk, Timnas Indonesia belum usai

3. Pendidikan Seks, Pesantren, dan Oknum

 

Berat memang, tapi ini belum kiamat. Masih ada waktu untuk membuat keadaan menjadi seperti yang kita mau. Pilihannya hanya dua: jadi pemenang atau pecundang. Orang waras pasti mengambil pilihan pertama. Harus jadi pemenang.

Jadilah seperti kerbau yang selalu bekerja keras dan pantang menyerah. Juga seperti macan atau singa yang selalu percaya diri, serta memiliki keberanian yang dibalut ketangkasan dan kekuatan maksimal.

Sekali lagi, saya sama sekali tidak tertarik untuk membahas, apalagi merayakan tahun baru. Patokannya bukan tahun, tapi hari. Bahwa setiap hari kita harus menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik.

Begitupun hari-hari di 2022. Tidak ada pilihan selain harus jadi pemenang. Bekerja keras dan pantang menyerah, percaya diri dan punya keberanian, serta tangkas dan kuat adalah modal utama kita dalam menata masa depan yang lebih baik.

Yakin, kita akan jadi pemenang di 2022.

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

RSS Facebook Twitter Youtube Instagram