DPRD Kota Tasikmalaya Terima Jeritan DKKT Soal Penggunaan GOR

Senin, 02 September 2019 18:45 Dede Hadiyana Xplore



 
  

Koropak.co.id - Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya merasa ada ketidakadilan seiring dengan tidak diperkenankannya penggunaan GOR di Kompleks Dadaha Kota Tasikmalaya. Hal itu mengemuka dalam audiensi yang digelar Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya dengan DPRD Kota Tasikmalaya di Ruang Rapat Badan Musyawarah, Senin (19/8/2019).

Alasannya, GOR tengah dipersiapkan untuk perhelatan akbar PORDA 2022 mendatang. Padahal GOR tersebut sangat bisa digunakan untuk pentas kesenian sebab pentas kesenian tidak akan memaktu lama, maksimal hanya 4 hari. Dengan jarak Porda yang masih lama, tentunya penggunaan GOR untuk pentas kesenian tidak akan mengganggu proses penyiapan GOR untuk PORDA

Selain mengeluhkan ketidakadilan, Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya juga mempertanyakan usulan Perda Kebudayaan di Kota Tasikmalaya yang telah diusulkan setahun sebelumnya. Perda tersebut diharapkan akan mampu mengangkat kesenian khas Kota Tasikmalaya ke ranah publik, dan menjadi sebuah upaya untuk melestarikannya.*

 

Baca juga beritanya :

1. Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya Tuntut Keadilan Penggunaan Gedung Olahraga

 

2. Respons Usulan Tahun Kota Tasikmalaya Miliki Perda Kebudayaan

 

3. Rebutan Penggunaan GOR di TaSikmalaya Masih Belum Temukan Titik Terang

 

Berita Terkait

RSS Facebook Twitter Youtube Instagram