Sadrah, Ajarkan Manusia Untuk Pasrah Kepada Sang Pencipta

Senin, 09 September 2019 16:59 Erni Nur'aeni Xplore



 
 

Koropak.co.id - Naskah Sadrah karya Nazarudin Azhar dipentaskan Teater Dongkrak di Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya, Kamis (22/8/2019). Diketahui, kata Sadrah dalam Bahasa Sunda artinya "Pasrah", naskah ini menceritakan tentang seorang pria tua yang bekerja sebagai petugas kebersihan di sebuah Dinas selama puluhan tahun.

Penulis, Nazarudin Azhat menuturkan, ide naskah Sadrah berdasar pada hasil konservasi serta serapan tuturan kisah kehidupan nyata seorang petugas kebersihan. Selain itu, dia juga mengaku pernah melakukan konservasi terhadap petugas kebersihan di jalan, dan terdorong untuk membuatkan naskah tersebut dikarenakan banyak orang yang nasibnya sama seperti Sadrah.

Sutradara, Jabo Widianto menuturkan, pementasan naskah Sadrah disiapkan Teater Dongkrak selama tiga bulan. Rangkaian proses persiapannya sendiri meliputi casting, reading, pengenalan naskah, pendalaman karakter, membuat karakteristik musik, menata panggung hingga lighting.

Pemeran Sadrah tua, Andar Trismana mengatakan, kisah Sadrah yang diberhentikan oleh pemerintah karena sudah tua tanpa pesangon yang layak, menjadi cerminan atas ketidakadilan atas jalan hidupnya. Di sisi lain, dengan memberhentikan Sadrah dari pekerjaan, sama saja dengan membunuhnya secara tidak langsung.

Pimpinan Produksi, Edi Martoyo mengatakan, pementasan naskah Sadrah ini merupakan persiapan sekaligus evaluasi Teater Dongkrak dalam menghadapi undangan untuk pementasan di Bandung. Tampilnya Teater Dongkrak dengan naskah Sadrah ini juga menjadi momentum untuk membuka ruang diskusi guna menjaring kritik dan saran sebagai masukan bagi Teater Dongkrak.*


Baca juga beritanya :

1. Sadrah, Kisah Pria Tua Terbuang dan Pasrah Akan Keadaan

2. Teater Dongkrak Suskses Pentaskan Naskah Sadrah

3. Teater Dongkrak Haus Kritik Demi Peningkatan Performa

4. Sadrah Ajarkan Manusia untuk Pasrah Kepada Sang Pencipta

RSS Facebook Twitter Youtube Instagram